™ Ini Kata M Iqbal Pertama Kali Jadi Kapten Timnas Indonesia U-19,

™ Ini Kata M Iqbal Pertama Kali Jadi Kapten Timnas Indonesia U-19,

Jannet Juli 31, 2017 0
Pertama Kali Jadi Kapten Timnas Indonesia U-19, Ini Kata M Iqbal
Gelandang Timnas Indonesia U-19 Muhammad Iqbal (tengah) dibantu Rifad Marasabessy menempel pemain Brasil U-20 dalam Turnamen Toulon 2017 di Stade Marcel Roustan, Salon-de-Provence, Prancis, Kamis (1/6/2017) dini hari WIB. Brasil menang 1-0.

(*) dan Aulia Hidayat. M Iqbal, M Rafly, Keempat gol tersebut dicetak oleh Egy Maulana,

Timnas Indonesia U-19 berhasil menang melawan PSP Padang dengan skor 4-0.

"Kita harus perbaiki kekurangan agar bermain lebih baik saat Piala AFF nanti," katanya lagi.

Iqbal masih melihat kekurangan dari permainan rekan-rekannya. Sebagai pemimpin tim di lapangan,

Minggu (30/7/2017). dikutip SuperBall.id dari laman resmi PSSI, apalagi bermain di daerah sendiri dan kami menang," kata Iqbal, "Bangga dan senang bisa menjadi kapten Timnas,

Iqbal mengaku ban kapten itu barru pertama kali melingkar di lengan kirinya selama bermain untuk Timnas Indonesia.

Sabtu (29/7/2017). JAKARTA - Gelandang Timnas Indonesia U-19 Muhammad Iqbal mengaku senang menjadi kapten dalam laga kontra PSP Padang di Stadion H Agus Salim, SUPERBALL.ID,

Aidina Fitra Laporan Wartawan SuperBall.id,


Source: Superball.id
™  Jalan Aspal dengan Campuran Limbah Plastik Mulai Dibangun di Bali

™ Jalan Aspal dengan Campuran Limbah Plastik Mulai Dibangun di Bali

Jannet Juli 31, 2017 0
Jalan Aspal dengan Campuran Limbah Plastik Mulai Dibangun di Bali
Jalan aspal dengan campuran limbah plastik. (Foto: Dok. Humas Menko Maritim)

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Vasudevan telah menandatangani MoU untuk transfer teknologi dan penggunaan hak paten atas teknologi tersebut. Pada bulan Juni lalu,

India telah membangun jalan sepanjang lebih dari 25.000 kilometer dari aspal berbahan limbah plastik. Hingga kini, Rajagopalan Vasudevan pada 2015. Teknologi ini sebelumnya ditemukan oleh seorang ilmuwan kimia asal India,

dan lebih murah.   tahan lama, aspal dengan campuran limbah plastik akan menghasilkan perkerasan; struktur berlapis jalan yang lebih kuat, Hasil penelitian Balitbang PUPR juga mengungkapkan,

Jalan Aspal dengan Campuran Limbah Plastik Mulai Dibangun di Bali

Hal ini lantaran plastik botol yang lebih memiliki nilai ekonomis atau dapat dijual kembali dibanding plastik kresek. bukan plastik botol dan sejenisnya. adalah sampah kantung plastik kresek, Plastik yang digunakan,

"ADUPI (Asosiasi Pengelola Sampah Plastik) di 16 kota telah berkomitmen kepada kami untuk menyediakan sampah plastik di kota-kota tersebut," ujarnya. 

pihaknya telah bekerja sama dengan asosiasi pengelola sampah plastik untuk menyediakan cadangan kebutuhan sampah plastik. untuk mengantisipasi kekurangan limbah plastik di masa datang, Safri menuturkan,

Jalan Aspal dengan Campuran Limbah Plastik Mulai Dibangun di Bali

dengan memanfaatkan dana desa misalnya," ujar Safri. tetapi hingga lingkup pedesaan pun bisa melakukannya, Saya harapkan bukan hanya PUPERA (Kemen PUPR) yang akan mengimplementasikannya, semua bisa melakukannya. "Karena teknologi ini cukup mudah,

teknologi ini nantinya bisa diterapkan di seluruh Indonesia.  Safri Burhanuddin mengatakan, dan Budaya Maritim Kemenko Maritim, Iptek, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Manusia, Sementara itu,

sehingga kebutuhannya bisa mencapai lima ton," ujar Danis.  "Untuk jalan dengan beban lalu lintas berat dibutuhkan dua lapisan plastik,

Jalan Aspal dengan Campuran Limbah Plastik Mulai Dibangun di Bali

Indonesia membutuhkan 2,5 ton sampah plastik untuk jalan sepanjang satu kilometer dengan lebar tujuh meter.  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan lembaganya, proses pengujian untuk penyusunan modul kini sedang berlangsung. Danis menuturkan,

Untuk jalan besar atau jalan kecil," kata Danis dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan (kumparan.com). yang modul untuk pembangunan jalan sesuai dengan kebutuhan mereka. "Nantinya kami akan membagikan kepada semua pihak yang akan membangun jalan dengan plastik ini,

pihaknya sedang melakukan standardisasi terhadap teknologi ini.  Danis Sumadilaga mengatakan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan PUPR, Sabtu (29/7). Bali, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mulai melakukan pembangunan jalan raya menggunakan aspal bercampur limbah plastik di Jimbaran,


Source: kumparan
™  Polisi Buru Perekam dan Penyebar Video Bayi Disiksa Pakai Sabun Cuci

™ Polisi Buru Perekam dan Penyebar Video Bayi Disiksa Pakai Sabun Cuci

Jannet Juli 31, 2017 0
Polisi Buru Perekam dan Penyebar Video Bayi Disiksa Pakai Sabun Cuci
Polisi buru perekam dan penyebar video bayi disiksa pakai sabun cuci. Denpasar. hingga saat ini baby J sementara ini masih diasuh oleh pihak Yayasan Metta Mama dan Maggha di Jalan Gunung Lawu, Untuk diketahui,

Mariana Dangu (30), seorang ibu kejam yang tega menyiksa bayinya dengan pencuci sabun telah ditahan Polda Bali. Kelakuan keji ibu kandung pada bayinya itu terungkap, awalnya dari video yang ramai dibahas di media sosial.

"Termasuk yang menyebarkan dan mengunggah video itu ke medsos kita periksa," tutup Hengky.

Tersangka juga punya pacar dan saat ini pacar dari tersangka juga sudah dilakukan upaya pemanggilan untuk diperiksa. selama ditinggal oleh ayah dari bilogis Baby J. Tidak hanya itu,

"Kita masih dalami soal adanya keterlibatan orang lain yang diduga membantu merekam adegan kekerasan tersebut," terangnya.

pihaknya juga mengamankan barang bukti kekerasan yang digunakan untuk memukul anaknya sebelum adegan memandikan anaknya dengan sabun cair cuci piring. selain memeriksa tiga orang saksi, Lanjuta Hengky,

Ada tiga saksi yang diperiksa dalam hal ini," ungkap perwira dengan pangkat Komisaris Besar itu. "Ibunya sudah diperiksa dan dilakukan penahanan.

sejauh ini sudah dilakukan penyidikan dan menahan ibu dari bayi yang ada dalam video tersebut. Hengky Widjaja, Dikatakan Kabid Humas Polda Bali, Polisi sudah menetapkan ibu dari bayi berumur 8 bulan itu sebagai tersangka.

awalnya dari video yang ramai dibahas di media sosial. Kelakuan keji ibu kandung pada bayinya itu terungkap, seorang ibu kejam yang tega menyiksa bayinya dengan pencuci sabun telah ditahan Polda Bali. Mariana Dangu (30),


Source: Merdeka.com
™  Kepsek Ajak Berdamai Setelah Diduga Benturkan Kepala Siswa ke Tembok

™ Kepsek Ajak Berdamai Setelah Diduga Benturkan Kepala Siswa ke Tembok

Jannet Juli 31, 2017 0
Kepsek Ajak Berdamai Setelah Diduga Benturkan Kepala Siswa ke Tembok
Gusti (14), seorang siswa kelas VIII SMP swasta Salu Mandalle, dirawat di Rumah Sakit Bunua Mamase, Kabupaten Mamasa, sejak Rabu (26/7/2017) lalu. Dia duga telah dianiaya oleh kepala sekolah SMP Salu Mandalle itu.(KOMPAS.com/ Junaedi)

JunaediEditor: Egidius Patnistik Penulis: Kontributor Polewali,

Gusti juga mengaku ditendang wajahnya oleh Soleman hingga pandangannya sempat berkunang-kunang. lehernya dicekik dan kepalanya dibentrukan ke tembok hingga jatuh pingsan. Dari pengakuan korban,

Korban yang duduk di kursi depan langsung ditarik kerah bajunya. Seruan itu menbuat Soleman naik pitam.

Namun Soleman diduga kesal dan emosi lantaran sejumlah siswa di kelas malah berseru “uuu ….” Soleman sebagai kepala sekolah menegur para siswa.

Dugaan kekerasan itu bermula ketika korban bersama puluhan teman sekelasnya berisik di kelas lantaran guru yang bertugas mengajar hari itu tidak masuk.

termasuk dokter rumah sakit yang menangani korban. pihaknya kini masih melakukan pengumpulan bukti termasuk meminta keterangan kedua belah pihak, Brigadir Jhon Franklin menyatakan, Kanit Reskrim Polsek Mamasa,

polisi menilai bahwa belum cukup bukti untuk menetapkan Soleman sebagai tersangka kasus itu.  termasuk luka bekas kuku yang diduga terjadi saat korban dicekik, meski telah mendapatkan penyatakan dokter yang menangani korban bahwa ada tanda-tanda kekerasan, Dalam perkembangan lain kasus itu,

Soleman terkesan memojokkan korban dan keluarganya. Menurut Aristarchus,

pihak keluarga korban pun kecewa dan menyatakan menolak ajakan pelaku untuk berdamai. Namun setelah melihat pernyataan Soleman di televisi, semula pihak korban mempertimbangkan untuk berdamai. Menurut Aristarchus,

belakangan ternyata malah memojokkan korban dan membantah tidak melakukan kekerasan apa pun dan korban hanya jatuh pingsna sendiri,” kata Aristarchus. “Dia waktu datang ke rumah mengakui semua perbuatannya seperti pengakuan korban,

Aristarchus mengatakan apa yang disampaikan Soleman di medai berbeda dengan pengakuannya kepada keluarga korban.

Kemungkinan korban pingsan saat saya gertak di kelas,” kata Soleman. memang saya angkat leher bajunya dan mengancam menendang tapi itu tidak kena. “Saya tidak pernah sentuh,

Soleman mengubah pernyataannya dan menyangkal perbuatannya yang semula sudah dia akui di depan keluarga korban. Namun Aristarchus kecewa karena dalam siaran di televisi televisi,

Soleman mengakui secara jujur perbuatannya. mengatakan saat mendatangi rumah korban untuk mengajak berdamai, salah satu keluarga korban, Aristarchus,

juga mendatangi rumah korban dan mengajak berdamai. yang diduga telah menganiaya korban pada Rabu lalu, Soleman,

Sejumlah sanak keluarga dan tetangga masih berdatangan untuk menjenguk korban di rumahnya. Kabupaten Mamasa diperkenakan berobat jalan karena kondisinya dinilai mulai pulih. Kecamatan Tawalian, yang berasal dari Desa Tawalian Timur, Gusti,

Gusti diduga telah ditendang wajah dan kepalanya dibenturkan ke tembok oleh Soleman. diperbolehkan pulang pada Sabtu (29/7) sore tetapi harus menjalani rawat jalan. Gusti (14), Sulawesi Barat, Setelah menjalani perawatan selama empat hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamasa,

diduga telah dibenturkan kepalanya ke tembok oleh Soleman hingga jatuh pingsan dan dirawat di rumah sakit. siswa kelas VIII SMP Salu Mandalle, mengajak berdamai keluarga Gusti (14).  Gusti, yaitu Soleman, Sulawesi Barat, KOMPAS.COM - Kepala Sekolah SMP swasta Salu Mandalle di Mamasa, MAMASA,


Source: Kompas.com
™ Guru di Pulau Terpencil yang Tewas Demi Pengabdian Kisah Dermawan,

™ Guru di Pulau Terpencil yang Tewas Demi Pengabdian Kisah Dermawan,

Jannet Juli 31, 2017 0
Kisah Dermawan, Guru di Pulau Terpencil yang Tewas Demi Pengabdian
Ilustrasi tenggelam. (Foto: Pixabay)

(29/7) jam 08.00 WIB di sekitar laut Tanjung Satai. Korban baru berhasil ditemukan oleh dua orang nelayan pada Sabtu,

Namun pencarian korban tersebut masih tidak membuahkan hasil dan terpaksa dihentikan dikarenakan cuaca dengan gelombang yang sangat tinggi.  Basarnas dan masyarakat nelayan Tanjung Satai. dengan bantuan anggota Polsek Pulau Maya Karimata, (29/7), Pencarian dilanjutkan pada hari Jumat,

korban yang sudah ditemukan warga akan kita jemput dan akan kita bawa ke rumah duka di Sungai Awan Ketapang sesuai dengan permintaan warga," jelasnya. "Kalau cuaca untuk hari ini saja hampir dua meteran ombaknya,

sehingga cukup menyulitkan proses pencarian korban. Hal ini pun ditambah lagi jarak tempuh menuju lokasi tempat korban jatuh memerlukan waktu hingga 90 menit dengan menerjang ombak laut,

pencarian selama dua hari tersebut sempat terkendala oleh ombak yang cukup tinggi.  Minggu mengatakan, Dantim Basarnas Asmayadi yang ikut melakukan pencarian korban saat dihubungi dari Pontianak,

Jasadnya baru ditemukan dua hari kemudian oleh tim gabungan Basarnas dan aparat setempat.

Minggu (30/7). namun sayang malam itu tidak bisa ditemukan," ujar istri korban Susi seperti dilansir Antara, Nahkoda panik dan mencari korban, saya dihubungi oleh Kepala Sekolah SDN 3 Kelumpang dan memberitahu kalau suami saya terpeleset dan jatuh ke laut. "Tidak lama kemudian,

namun sayang tidak membuahkan hasil. Nahkoda kapal beserta Anak Buah Kapal (ABK) sempat melakukan pencarian malam itu juga di lokasi korban jatuh, Dermawan terpeleset dari kapal dan jatuh ke lautan. pada Kamis malam, Nahas,

Namun Dermawan setiap hari rela menerjang ombak demi pengabdiannya mendidik masyarakat. Letaknya cukup jauh dari daratan Kalimantan Barat. Dernawam mengajar di SDN 03 Kelumpang Pulau Maya Karimata. Sehari-hari,

Dermawan naik kapal penangkap ikan. setelah mengajar di Pulau Maya Karimata. Kabupaten Ketapang, Derman hendak pulang ke kediamannya di Sungai Awan, Saat itu, Peristiwa jatuhnya Dermawan terjadi pada Kamis (27/7) malam.

Kalbar. Kabupaten Kayong Utara, Dia terpeleset dari kapal yang ditumpanginya untuk mengajar di Pulau Maya Karimata, seorang guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kalimantan Barat ditemukan tewas pada Sabtu (29/7) kemarin. Dermawan,


Source: kumparan
™  Conte Tak Ingin Ulangi Tragedi Era Mourinho

™ Conte Tak Ingin Ulangi Tragedi Era Mourinho

Jannet Juli 31, 2017 0
Conte Tak Ingin Ulangi Tragedi Era Mourinho
Antonio Conte mulai sadar bahwa musim keduanya bersama dengan Chelsea tidak akan berjalan dengan mudah. Meski begitu, Conte cukup optimis bisa menghindari tragedi seperti yang pernah dialami era Jose Mourinho.

Kami memiliki banyak pemain muda dan mereka bisa memperbaiki kemampuannya," tutup Conte.
  (soc/asa) saya berharap bisa menemukan solusi yang terbaik di masa depan. The Tinkerman justru harus kehilangan pekerjaannya usai klubnya tampil buruk.
 "Yang pasti saya ingin menghindarinya."
 "Kami bekerja dengan sangat baik, Usai sukses menjadi juara Premier League bersama Leicester City, kejadian yang sama juga menimpa Claudio Ranieri pada musim lalu. Chelsea menyelesaikan kompetisi Premier League dengan berada di posisi ke-10 dan kami tentu saja ingin menghindari hal seperti ini," sambung pelatih yang berasal dari Italia ini.
 Tak hanya Mourinho, kini ekstra waspada agar tragedi yang menimpa Mourinho tidak terjadi padanya di musim 2017/18.
 "Kami tahu betapa sulitnya musim depan dan pastinya kami ingin menghindari musim Mourinho di Chelsea," buka Conte.
 "Dua tahun lalu, yang memberi gelar juara Premier League 2016/17, Mourinho didepak dari Stamford Bridge.
 Conte, Chelsea justru terpuruk dan ini berdampak pada posisi manajer asal Portugal sebagai pelatih. pada musim selanjutnya, Namun, Mourinho mampu membawa Chelsea menjadi juara di Premier League. Conte cukup optimis bisa menghindari tragedi seperti yang pernah dialami era Jose Mourinho.
 Pada tahun 2015, Meski begitu, Bola.net - Antonio Conte mulai sadar bahwa musim keduanya bersama dengan Chelsea tidak akan berjalan dengan mudah.


Source: bola.net
™ Pasangan Ini Menikah di Tengah Pertandingan Gila Bola,

™ Pasangan Ini Menikah di Tengah Pertandingan Gila Bola,

Jannet Juli 31, 2017 0
Gila Bola, Pasangan Ini Menikah di Tengah Pertandingan
Rodrigo dan Glauce, menikah di tengah pertandingan sepakbola

Giorgio Chiellini. di stadion ini pula Luis Suarez menggiit bahu bek Gli Azzurri, Di pertandingan Italia melawan Uruguay, stadion ini juga menjadi saksi peristiwa yang menghebohkan di ajang Piala Dunia. di tahun 2014, Sebelumnya,

sebelum pernikahan pasangan ini. stadion berkapasitas 31.000 penonton itu telah memiliki dua kejadian yang tak terlupakan di jagat sepakbola, Setidaknya,

Saya masih tidak percaya ini terjadi," ujarnya. saya tak berpikir kalau pihak Arena das Dunas akan memberikan izin. "Saat dia melamar saya,

dikutipThe Sun. jadi saya bilang 'iya'," kata sang mempelai wanita, Ini adalah impian Rodrigo, "Ide ini darinya.

Tepatnya saat para pemain turun minum. melangsungkan pernikahan saat laga berjalan. Rodrigo dan Glauce,

Rodrigo dan Glauce justru yang menjadi "pemeran utama" di laga yang disaksikan 10.000 penonton itu. Hasil pertandingan bukan menjadi hal yang menarik di laga tersebut.

Brasil. Rio Grande do Norte, Natal, Pertandingan itu digelar di Arena das Dunas, yang mempertemukan America RN dan Ceilandia. dihelat sebuah pertandingan dari Serie D liga Brasil, Sabtu pagi,

Ada pasangan dari Brasil yang membuat ide gila tersebut jadi kenyataan. VIVA.co.id – Pernahkah Anda membayangkan menikah di lapangan sepakbola?

Gila Bola, Pasangan Ini Menikah di Tengah Pertandingan

Source: VIVA.CO.ID